Distributor Kasur Inoac Serang - Cara Melunasi Kredit Rumah 085213220949


Distributor Kasur Inoac Serang - Cara Melunasi Kredit Rumah 085213220949



Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Rumah menjadi sebuah kebutuhan primer yang diimpikan oleh banyak pasangan yang menikah. Memiliki rumah sendiri berarti memiliki privasi sendiri yang tidak bisa diganggun orang lain. Privasi di dalam rumah membuat semua anggota keluarga nyaman dan tidak terganggu oleh orang lain atau anggota keluarga lainnya.

Memiliki rumah di zaman ini bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni dengan cara cash dan kredit. Cara cash berarti Anda harus mengumpulkan uang sebanyak yang dibutuhkan untuk membeli sebuah rumah. Cara cash ini juga banyak direkomendasikan oleh banyak orang, terutama oleh pengusaha. Karena pengusaha memiliki ketidakpastian pendapatan yang membuat ketika mereka membeli sebuah aset, maka harus memakai uang dingin istilahnya, alias uang sendiri dengan jumlah yang cukup.

Jika Anda membeli dengan cara kredit, maka Anda harus menanggung cicilan tiap bulannya ke pihak jasa keuangan atau developer, tergantung akad kredit yang Anda lakukan. Biasanya Anda harus membayar DP untuk membeli rumah tersebut. DP berkisar 30-40% harga total rumah, baru sisanya Anda mengangsur tiap bulan. Cara beli rumah kredit ini biasanya banyak dilakukan oleh para pegawai yang memiliki slip gaji tetap tiap bulan sehingga merasa ada jaminan mereka bisa membayar angsuran tiap bulannya.

Lalu, mana yang terbaik? Kontan atau nyicil?

Jawabannya adalah keduanya sama baiknya. Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah akad Anda dalam membeli rumah, terutama ketika Anda membeli secara kredit. Anda harus memperhatikan bagaimana akad itu, apakah nantinya masuk kategori akad ribawi atau tidak. Anda harus jeli dalam memperhatikan kasus ini.

Akad jual beli kredit yang halal adalah ketika jumlah angsuran Anda tidak ada denda atau penalti ketika Anda terlambat membayar saat jatuh tempo. Juga jika Anda memakai jasa lembaga keuangan untuk membayarkan sisa harga rumah dulu ke developer melalui angsuran tiap bulan, jumlah yang Anda pinjam ke lembaga keuangan sama dengan jumlah total angsuran Anda sampai angsuran terakhir. Ini adalah kategori akad jual beli kredit yang diperbolehkan.

Ada satu cara lagi untuk membeli rumah secara kredit dan halal. Pihak lembaga jasa keuangan membeli rumah secara cash ke developer. Kemudian, Anda membeli dari jasa keuangan secara kredit dengan jasa keuangan mengambil margin keuntungan. Rumah tersebut harus dimiliki dulu oleh jasa keuangan dengan ditandai dengan adanya sertifikat rumah atas nama lembaga jasa keuangan yang nanti akan dibaliknama setelah Anda melunasi angsurannya. Dan, tidak ada denda atau penalti ketika Anda telat membayar angsuran tiap bulannya.


Sayangnya, belum ada lembaga jasa keuangan yang menerapkan skema seperti ini. Kebanyakan malah memakai sistem ribawi yang mengandung denda/penalti ketika Anda terlambat atau mempercepat pembayaran angsuran. Juga, ada bunga yang diambil dari pinjaman yang mereka berikan kepada Anda untuk membeli rumah tersebut. Maka, sebisa mungkin, hindari skema membeli rumah seperti ini karena termasuk akad ribawi yang dilarang tidak hanya di agama Islam, melainkan semua agama mengharamkan riba ini.

Kemudian, bagaimana jika sudah terlanjur membeli rumah secara kredit ribawi? Mungkin sudah berjalan 1-2 tahun dan cicilan mungkin lancar-lancar saja karena ada slip gaji yang membayarkan angsuran tiap bulannya. Maka, perlu dipahami, bahwa yang haram hanyalah ribanya saja, yakni bunga dan denda keterlambatan. Maka, ada 2 pilihan yang bisa Anda ambil jika sudah terlanjur mencicil rumah menggunakan akad ribawi :

1.     Percepat Angsurannya

Mempercepat angsuran memang tidak mudah. Anda harus siap uang lebih banyak di awal untuk melunasi hutang Anda. Karena cicilan Anda tiap bulan tidak semuanya masuk ke pokok hutang, melainkan juga masuk ke bunga bank yang dianggap sebagai keuntungan bank. Misal cicilan Anda Rp 3juta sebulan. Maka, Rp 2 juta nya (tiap bank berbeda-beda rate bunganya) masuk ke bunga bank, dan sisanya adalah pokok hutang Anda. Maka, jangan heran jika Anda menanyakan sisa hutang Anda setelah 1-2 mencicil, ternyata kok sisanya masih sama besar atau lebih besar dari hutang yang Anda ambil dulu.

Selain percepat, nego kan dengan bank. Jika sudah terkumpul uang yang kira-kira bisa menutup pokoknya, percepat negosisasi ke bank. Katakan bahwa Anda sudah tidak sanggup mencicil tiap bulannya. Tawarkan uang cash langsung ke bank nya dan katakan bahwa ke pihak bank jika cicilan diteruskan, maka ditakutkan bank juga rugi karena kredit macet. Istilahnya, ajak berdamai pihak bank dengan uang cash di depan. Nego sampai jadi, bahkan rekam kalau perlu, sampai muncul bahwa Anda tidak memiliki beban lagi ke bank.

Pastikan, Anda punya uang cash yang cukup jika ingin melakukan cara ini. Jangan coba-coba nego ke bank jika Anda tidak punya uang yang cukup untuk mengubah pikiran pihak bank untuk mempercepat selesainya angsuran Anda. Jika angsuran Anda sudah selesai, maka rumah tadi halal Anda gunakan dan dijual lagi. Dan, bertaubat untuk tidak mengulangi lagi.

2.     Jual Aset

Ini adalah cara terakhir yang bisa ditempuh jika Anda sudah tidak kuat lagi. Anda perlu untuk menempuh cara ini jika Anda memiliki masalah finansial yang parah karena cicilan yang memberatkan Anda tiap bulannya. Seperti yang tertulis di atas, yang haram hanyalah bunga dan denda keterlambatan. Rumah boleh diperjualbelikan. Maka, menjual rumah juga menjadi solusi jika Anda merasa sudah tidak mampu.



Menjual rumah yang masih dalam kredit tidak mudah. Anda sudah terjebak di dosa riba. Mohon ampunlah kepada Allah terlebih dahulu atas dosa riba ini. Sambil bertaubat, iklankan rumah Anda segencar-gencarnya. Jangan berharap untuk mengambil untung terlebih dahulu sesuai kehendak Anda. Anda akan susah menjualnya. Maksudnya gimana itu?

Maksudnyaa adalah misalnya total sisa angsuran Anda Rp 400 juta. Lalu, Anda menjual rumah Anda seharga Rp 600 juta. Berharap ada sisa Rp 200 juta yang nantinya bisa Anda pakai. Midset seperti ini salah, karena nantinya bakal. Boleh dicoba di awal menjual Rp 600 juta, tapi biasanya tidak ada yang beli. Turunkan sampai maskimal Rp 400 juta. Anda harus ikhlas sampai di titik ini. Anggap saja sebagai detox dosa riba yang sudah dilakukan.

Maka, berhati-hatilah dalam membeli rumah. Jangan sampai Anda salah akad dalam membeli rumah. Bagi Anda yang sudah lunas untuk membeli rumah, kami selaku distributor yang jual kasur Inoac Serang siap membantu Anda melengkapi perabot di rumah Anda. Terima kasih.

Jika Anda ingin melengkapi kebutuhan rumah Anda berupa kasur, hubungi kami selaku distributor kasur Inoac di Serang. Kami bisa Anda hubungi melalui WA dengan klik gambar di bawah ini :






Comments

Popular posts from this blog

Jual Kasur Inoac di Serang Kredit, Bisakah?

Persaingan Toko Kasur Inoac Serang Cukup Sengit - 085213220949